Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Karyawan Baru Menggunakkan Algoritma Topsis

Latar Belakang

Dalam kehidupan manusia pasti ada masalah yang timbul. Masalah yang dihadapi manusia bermacam-macam mulai dari yang kecil sampai masalah yang besar yang mungkin memerlukan waktu pemecahan yang lama. Memberikan pemecahan masalah secara langsung atau memberi beberapa alternative solusi untuk pemecahan masalah

Salah satunya seperti sebuah perusahaan atau instansi yang akan berhati-hati dalam menyeleksi calon karyawan yang nantinya akan menjadi karyawan di perusahaan tersebut

Sebuah perusahaan atau instansi akan berhati-hati dalam menyeleksi calon karyawan yang nantinya akan menjadi karyawan di perusahaan tersebut. Kesalahan dalam memilih seorang karyawan tentunya akan membawa pengaruh negatif bagi kinerja perusahaan. Selain menilai pada kemapuan teknis, perusahaan juga perlu melakukan penilaian kepribadian terhadap calon karyawan.Oleh karena itu diperlukan metode yang sistematis dan seleksi yang tepat dalam pemilihan calon karyawan baru


Sekilas Tentang Algoritma Topsis

Algoritma TOPSIS adalah salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria yang pertama kali diperkenalkan oleh Yoon dan Hwang (1981). TOPSIS menggunakan prinsip bahwa alternatif yang terpilih harus mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal positif dan jarak terpanjang (terjauh) dari solusi ideal negatif dari sudut pandang geometris dengan menggunakan jarak Euclidean (jarak antara dua titik) untuk menentukan kedekatan relatif dari suatu alternatif dengan solusi optimal.

Solusi ideal positif didefinisikan sebagai jumlah dari seluruh nilai terbaik yang dapat dicapai untuk setiap atribut, sedangkan solusi negatif-ideal terdiri dari seluruh nilai terburuk yang dicapai untuk setiap atribut. TOPSIS mempertimbangkan keduanya, jarak terhadap solusi ideal positif dan jarak terhadap solusi ideal negatif dengan mengambil kedekatan relatif terhadap solusi ideal positif.

Berdasarkan perbandingan terhadap jarak relatifnya, susunan prioritas alternatif bisa dicapai. Metode ini banyak digunakan untuk menyelesaikan pengambilan keputusan secara praktis. Hal ini disebabkan konsepnya sederhana dan mudah dipahami, komputasinya efisien, dan memiliki kemampuan mengukur kinerja relatif dari alternatif-alternatif keputusan.


Contoh Perhitungan Manual Algoritma Topsis

Kasus :
Sebuah perusahaan akan menyeleksi calon karyawan yang nantinya akan menjadi karyawan di perusahaan mereka. Dan dari beberapa calon karyawan yang mengikuti test tersebut, perusahaan hanya akan mengambil rangking 2 besar saja yang paling tinggi nilainya.

Untuk menyelesaikan kasus tersebut disini kita akan menggunakkan algoritma Topsis untuk mengurutkan rangking dari calon2 karyawan yang sudah mengikuti test tersebut.

Hal pertama yang kita lakukan adalah menentukan bobot nilai pada masing-masing kriteria :

Kriteria : Pengalaman Kerja Bobot
> 10 Tahun 5
7 - 10 Tahun 4
4 - 6 Tahun 3
2 - 3 Tahun 2
< 2 Tahun 1
Kriteria : Jenjang Pendidikan Bobot
S3 5
S2 4
D3-S1 3
D1 2
SMA Sederajat 1
Kriteria : Kemampuan Bahasa Inggris Bobot
Sangat Baik 5
Baik 4
Cukup 3
Kurang 2
Sangat Kurang 1
Kriteria : Test Wawancara Bobot
Sangat Baik 5
Baik 4
Cukup 3
Kurang 2
Sangat Kurang 1
Kriteria : Test IQ Bobot
Sangat Baik 5
Baik 4
Cukup 3
Kurang 2
Sangat Kurang 1

Kemudian, menentukkan bobot (W) untuk masing-masing kriteria

Kode Kriteria Bobot (W)
C1 Pengalaman Kerja 4
C2 Jenjang Pendidikan 5
C3 Kemampuan Bahasa Inggris 4
C4 Test Wawancara 3
C5 Test IQ 4

Dari 5 kriteria yang masing-masing memiliki bobot diatas, berikut ini adalah data calon karyawan yang sudah mengikuti test.

Untuk sampel kita buat 4 alternatif calon karyawan saja, yang nantinya dari 4 sampel alternatif ini akan dirangking menggunakan perhitungan algoritma TOPSIS. :

Alternatif C1 C2 C3 C4 C5
Dodi < 2 Tahun D3-S1 Baik Baik Baik
Juni 2-3 Tahun S2 Sangat Baik Baik Cukup
Rina 4-6 Tahun D3-S1 Baik Kurang Sangat Baik
Hendra 4-6 Tahun D3-S1 Baik Baik Cukup

Setelah kita menentukan bobot pada masing-masing kriteria, menentukan nilai kriteria untuk masing-masing alternatif, tahap selanjutnya adalah menentukan rangking dari calon karyawan tersebut menggunakkan algoritma TOPSIS

Dan berikut langkah-langkah nya :

  1. Langkah Pertama :
    Mengkonversikan data calon karyawan diatas kedalam bentuk fuzzy
    Alternatif C1 C2 C3 C4 C5
    Dodi 1 3 4 4 4
    Juni 2 4 5 4 3
    Rina 3 3 4 2 5
    Hendra 3 3 4 4 3

    Kemudian, data yang telah dikonversi tersebut diubah menjadi matriks

    matrik bentuk fuzzy algoritma topsis
  2. Langkah Kedua :
    Mencari nilai Xn dengan rumus sebagai berikut :
    rumus menentukan nilai xn algoritma topsis

    Berikut cara perhitungannya :

    perhitungan mencari nilai xn algoritma topsis
  3. Langkah Ketiga :
    Setelah mendapatkan nilai Xn Selanjutnnya mencari nilai rij atau menghitung matriks yang ternormalisasi, dimana rumus-nya adalah sebagai berikut :
    rumus menghitung matriks yang ternormalisasi algoritma topsis
    Dan berikut cara perhitungannya :
    R11 : 1/4.79583 = 0.20851 R21 : 3/6.55744 = 0.4575 R31 : 4/8.544 = 0.46816 R41 : 4/7.2111 = 0.5547 R51 : 4/7.68115 = 0.52076
    R12 : 2/4.79583 = 0.41703 R22 : 4/6.55744 = 0.60999 R32 : 5/8.544 = 0.58521 R42 : 4/7.2111 = 0.5547 R52 : 3/7.68115 = 0.39057
    R13 : 3/4.79583 = 0.62554 R23 : 3/6.55744 = 0.4575 R33 : 4/8.544 = 0.46816 R43 : 2/7.2111 = 0.27735 R53 : 5/7.68115 = 0.65094
    R14 : 3/4.79583 = 0.62554 R24 : 3/6.55744 = 0.4575 R34 : 4/8.544 = 0.46816 R44 : 4/7.2111 = 0.5547 R54 : 3/7.68115 = 0.39057
  4. Langkah Keempat :
    Menghitung matriks yang ternomalisasi yang terbobot (Y), untuk bobot yang sudah ditentukan (W) = [4,5,4,3,4],
    Dimana Rumus-nya adalah : yij = wi * rij

    Dan berikut cara perhitungannya :
    R11 : 4 x 0.20851 = 0.83406 R21 : 5 x 0.4575 = 2.28748 R31 : 4 x 0.46816 = 1.87266 R41 : 3 x 0.5547 = 1.6641 R51 : 4 x 0.52076 = 2.08302
    R12 : 4 x 0.41703 = 1.66812 R22 : 5 x 0.60999 = 3.04997 R32 : 4 x 0.58521 = 2.34082 R42 : 3 x 0.5547 = 1.6641 R52 : 4 x 0.39057 = 1.56227
    R13 : 4 x 0.62554 = 2.50217 R23 : 5 x 0.4575 = 2.28748 R33 : 4 x 0.46816 = 1.87266 R43 : 3 x 0.27735 = 0.83205 R53 : 4 x 0.65094 = 2.60378
    R14 : 4 x 0.62554 = 2.50217 R24 : 5 x 0.4575 = 2.28748 R34 : 4 x 0.46816 = 1.87266 R44 : 3 x 0.5547 = 1.6641 R54 : 4 x 0.39057 = 1.56227
  5. Langkah Kelima :
    Menentukan Solusi Ideal Positif (A+) dan Matriks Ideal Negatif (A-).
    Dimana untuk rumusnya adalah sebagai berikut :
    A + = max(y1+,y2+,...,yn+) dan A - = max(y1-,y2-,...,yn-)
    Yi  Solusi Ideal Max Min
    Y1  0.83406; 1.66812; 2.50217; 2.50217; 2.50217 0.83406
    Y2  2.28748; 3.04997; 2.28748; 2.28748; 3.04997 2.28748
    Y3  1.87266; 2.34082; 1.87266; 1.87266; 2.34082 1.87266
    Y4  1.6641; 1.6641; 0.83205; 1.6641; 1.6641 0.83205
    Y5  2.08302; 1.56227; 2.60378; 1.56227; 2.60378 1.56227
  6. Langkah Keenam :
    Setelah menentukan nilai positif dan negatif, langkah selanjutnya adalah Menghitung Jarak Solusi Ideal Positif (D+) dan Solusi Ideal Negatif (D-). Rumus untuk menghitungnya :
    Rumus menghitung jarak solusi ideal positif dan solusi ideal negatif

    Dari rumus diatas tersebut maka akan di dapatkan

    Jarak Solusi Ideal Positif ( + ) Jarak Solusi Ideal Negatif ( - )
    D 1+ = 1.96325 D 1- = 0.98157
    D 1+ = 1.33431 D 1- = 1.47937
    D 1+ = 1.22183 D 1- = 1.96655
    D 1+ = 1.37307 D 1- = 1.86411
  7. Langkah Ketujuh :
    Langkah berikutnya adalah Menghitung Nilai Preferensi untuk setiap alternatif. Dimana Rumusnya adalah :
    rumus Menghitung Nilai Preferensi untuk setiap alternatif

    Dari rumus diatas tersebut maka akan di dapatkan nilai preferensi untuk setiap alternatif sebagai berikut :

    Vi  Alternatif Nilai
    V1  Dodi 0.33332
    V2  Juni 0.52578
    V3  Rina 0.61679
    V4  Hendra 0.57584
  8. Langkah Kedelapan :
    Dari nilai prefensi diatas, maka didapatkan perangkingan dari 4 calon karyawan, dimana yang menempati rangking pertama yaitu "Rina" dan berikut urutan perangkingannya :
     Alternatif Ranking
     Rina 1
     Hendra 2
     Juni 3
     Dodi 4

Ok.. begitulah langkah-langkah proses perangkingan calon karyawan baru menggunakkan algoritma topsis, untuk implementasi programnya, bisa lihat demo di youtube atau ingin demo langsung programnya dapat masuk ke link di bawah ini, terima kasih

Screenshot Program

Page : Pengisian Nilai Untuk Setiap Alternatif

proses perangkingan algoritma topsis

 

Page : Hasil Proses Perangkingan Algoritma Topsis

proses perangkingan algoritma topsis

 



About PayahTidur
Jasa Konsultasi Dan Pembuatan Program. Sudah Berpengalaman Lebih Dari 10 Tahun Dalam Dunia Pemrograman. Pengerjaan Cepat dan Harga Terjangkau.



Contact : 0813 7027 3471


PayahTidur Products
Sistem Pakar
SPK (Sistem Pendukung Keputusan)
Data Minning
JST (Jaringan Syaraf Tiruan)
Images Proccesing (Pengolahan Citra)
Sistem Informasi Geografis (SIG)
E-Commerce Website
Sistem Informasi


PayahTidur Skills
PHP
Microsoft Visual Studio
Android Mobile
JST (Jaringan Syaraf Tiruan)
Maps Google
Laravel Framework / CI Framework
Matlab
Java